Masalah Penyakit Kelamin Pada Pria

penyakit kelamin pada pria

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa sebagian besar timbulnya penyakit kelamin dikarenakan aktivitas seksual dengan berganti ganti pasangan dan tentu saja aktivitas tersebut sangat berbahaya bagi Anda dan pasangan Anda. Penyakit kelamin tersebut biasanya disebut PMS (Penyakit Menular Seksual). Dan dalam beberapa kasus penderita PMS tidak merasakan tanda - tanda gejalanya karena dengan memahami gejalanya Anda dapat mengatasinya dari sekarang juga khususnya bagi kaum pria, kunjungi rumah sakit atau klinik terdekat untuk konsultasi dengan dokter.

Berikut di bawah ini Kami akan menjelaskan berbagai macam penyakit kelamin pada pria yang patut Anda ketahui dan waspadai dari sekarang juga.

Chlamydia

Timbulnya penyakit Chlamydia ditularkan oleh bakteri STD yang ditularkan selama anal, oral, atau seks vaginal dengan seseorang yang terinfeksi Chlamydia.

Gejala Chlamydia

Nyeri saat buang air kecil, Terasa Sakit di Penis, Testis membengkak.

Chlamydia tidak menular melalui hal berikut:

Pelukan, Dudukan di toilet, Handuk, Peralatan makan
Ciuman, Kolam renang, Kamar mandi.

Gonore

Gonore merupakan salah satu jenis penyakit IMS juga akibat infeksi bakteri yang dapat mempengaruhi anus, tenggorokan, atau uretra. Diketahui hal ini ditularkan selama melakukan anal, oral, vaginal atau seks dengan seorang pria dengan pasangannya yang telah terinfeksi.

Gejala Gonore

Nyeri saat buang air kecil, Keluarnya cairan kental yang berwarna kuning atau hijau dan testis mengalami pembengkakan.

Berikut Ciri-Ciri Orang yang Mengalami Gonore

Pada pria

- Panas seperti terbakar ketika buang air kecil
- Keluar nanah dari liang penis
- Sakit saat buang air kecil
- Anyang-anyangan
- Air seni mengeluarkan bau
- Rasa nyeri pada rektum
- Sakit punggung
- Nyeri penis, terutama saat kencing dan tegang (ereksi)
- Sakit pada bagian perut dan testis

Hepatitis B

Hepatitis B merupakan salah satu jenis PMS yang diketahui disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV). Namun ternyata tidak seperti PMS pada umum lainnya yang dapat menghasilkan gejala yang lebih jelas terfokus di sekitar alat kelamin, namun hepatitis B menyebabkan peradangan berbahaya pada hati.

Dan saat ini banyak orang yang terinfeksi hepatitis B tidak akan menampilkan gejala sama sekali. Karena mereka biasanya menganggapnya gejala pilek maupun flu.

Gejala hepatitis B

Kehilangan selera makan, merasa lesu, demam ringan, otot dan nyeri pada sendi, sering mual dan muntah, jaundice (rona kuning pada kulit dan urin akan berwarna gelap.

Herpes simplex

Herpes simplex adalah istilah untuk herpes simpleks dalam bahasa Inggris. Apa itu herpes simplex? Herpes simplex adalah infeksi oleh virus herpes simpleks (HSV) yang menyerang alat kelamin dan bersifat menular melalui hubungan seksual, baik itu secara vagina, anal, maupun oral. Penyakit ini disebut juga dengan herpes genitalis.
Gejala herpes

Kesemutan, gatal, atau terbakar pada kulit di daerah di mana lepuh akan muncul, lecet pada penis, testis, dan sekitar anus, pantat, atau paha, lecet pada bibir, lidah, gusi, dan bagian lain dari tubuh, kehilangan selera makan, demam, kurang enak badan

Sipilis

Sifilis adalah bakteri yang dapat ditularkan melalui anal, oral, atau vaginal seks. Dan Sifilis disebabkan oleh bakteri yang dapat bersarang di organ intim. Bakteri penyebab sifilis dinamakan Treponema pallidum dengan sub-spesies pallidum.

Sifilis dianggap sebagai salah satu penyakit menular seksual yang lebih serius pada pria karena link ke HIV dan peningkatan risiko HIV bila terinfeksi sifilis. Diketahui Sipilis memiliki 4 fase yang berbeda yaitu: fase primer, fase sekunder, fase laten, dan fase tersier. Dan setiap fase memiliki serangkaian gejala yang berbeda.